YOUTHINDONESIAN | Pandeglang, 24 Agustus 2026— Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di lingkungan Kecamatan Cimanuk resmi berakhir. Penjemputan mahasiswa Kukerta berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cimanuk, Senin (24/8/2026), menandai selesainya masa pengabdian selama kurang lebih 40 hari.


Kegiatan penjemputan dihadiri Camat Cimanuk Yayan Hidayat, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa dari lima kelompok Kukerta yang ditempatkan di lima desa di wilayah Kecamatan Cimanuk. Dalam kesempatan tersebut, seluruh kelompok dinyatakan telah menyelesaikan rangkaian pengabdian dengan baik. Meskipun sejumlah program belum dapat terlaksana secara maksimal, mahasiswa tetap berupaya memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.


Selama 40 hari, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan kepemudaan. Berbagai program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.


Suasana haru mewarnai proses penjemputan. Sejumlah peserta mengaku berat meninggalkan Kecamatan Cimanuk setelah terbangun kedekatan dan hubungan kekeluargaan dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian. Bagi mahasiswa, 40 hari bukan sekadar rangkaian waktu menjalankan program, melainkan perjalanan yang menghadirkan pengalaman, pembelajaran, dan kenangan yang tidak mudah dilupakan.


Berakhirnya Kukerta menjadi penutup dari rangkaian pengabdian, tetapi bukan akhir dari hubungan yang telah terjalin. Cimanuk telah menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa UIN SMH Banten tempat mereka belajar mengabdi, berproses bersama masyarakat, dan memahami bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika dapat memberikan manfaat bagi sesama.