Foto: Istimewa

YOUTHINDONESIAN | 
PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf setelah viral video yang memperlihatkan seorang penumpang lanjut usia (lansia) diturunkan dari bus Transjakarta di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur. Perusahaan menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan setelah adanya keluhan dari penumpang lain terkait aroma urine yang sangat menyengat, bukan semata-mata karena bau badan.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/8/2026). Menurutnya, petugas menerima laporan dari sejumlah pelanggan yang merasa terganggu oleh aroma tidak sedap yang berasal dari penumpang lansia tersebut.

"Bukan bau badan ya, aroma urine yang sangat kuat," ujar Ayu melalui pesan singkat, Selasa (4/8/2026).

Ayu mengatakan petugas di lapangan kemudian berupaya meminta penumpang tersebut turun dari bus agar kenyamanan pengguna layanan lainnya tetap terjaga. Meski demikian, Transjakarta mengakui penanganan insiden tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan menuai kritik publik.

"Menanggapi video yang beredar di media sosial, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan," kata Ayu.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang lansia yang tengah duduk di bagian belakang bus diminta turun oleh petugas. Rekaman tersebut memicu beragam respons dari masyarakat, terutama terkait perlakuan terhadap kelompok rentan seperti lansia.

Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada kasus lain yang melibatkan seorang lansia di Jakarta Timur. Seorang perempuan bernama Hartati (60) mendatangi Polsek Cakung dalam kondisi masih mengenakan mukena putih dengan mulut yang sebagian masih tertutup lakban setelah berhasil meloloskan diri dari penyekapan.

Kapolsek Cakung, AKP Andre Try Putra, membenarkan kondisi korban saat pertama kali tiba di kantor polisi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Sekira pukul 14.00 WIB, korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah masih terlakban dan mengaku menjadi korban pencurian," ujar Andre dalam keterangannya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ketika Hartati sedang bersiap melaksanakan salat di rumahnya di kawasan Kampung Pisangan, Cakung, Jakarta Timur. Setelah berhasil melepaskan diri dari penyekapan, korban segera mencari pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Kasus Transjakarta dan penyekapan lansia tersebut menjadi perhatian publik karena sama-sama menyangkut kelompok lanjut usia, meski memiliki latar belakang yang berbeda. Pada kasus Transjakarta, perusahaan menegaskan insiden bermula dari keluhan penumpang mengenai aroma urine yang mengganggu kenyamanan perjalanan dan telah menyampaikan permohonan maaf atas penanganan yang menimbulkan polemik. Sementara itu, kasus penyekapan di Cakung kini masih dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap pelaku serta motif tindak pidana yang dialami korban.