YOUTHINDONESIAN—Kementerian Koperasi mengakui adanya temuan sejumlah bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) yang lokasinya dinilai kurang strategis dan jauh dari permukiman. Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyebut temuan itu akan dievaluasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Farida, penempatan lokasi tidak hanya berdasarkan jarak dari pemukiman, tetapi juga mempertimbangkan kedekatan dengan petani pemasok buah, sayur, dan bahan pangan lainnya, karena Kopdes diproyeksikan menjadi offtaker hasil pertanian warga. Secara regulasi, penentuan lokasi dilakukan melalui komunikasi antara pengurus koperasi, kepala desa, dan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan.

Hingga akhir Oktober 2026, tercatat puluhan ribu unit KDKMP telah berbadan hukum dan puluhan ribu bangunan selesai dibangun. Pemerintah memastikan verifikasi dan validasi terus dilakukan untuk memastikan kelayakan operasional sebelum dana pinjaman dicairkan.