YOUTHINDONESIAN- Berkembangnya startup di dunia bisnis hari ini membuka kesempatan anak muda untuk mencoba mengeksplore kemampuan mereka. Persaingan, akselerasi dan cepatnya informasi di era digital menuntut generasi muda untuk terus berusaha meningkatkan kemampuannya. Kemampuan yang saat ini wajib dimiliki oleh anak muda adalah kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking. Menurut komedian dan aktor pandji pragiwaksono, “Ngomong itu ngga doang, ngomong itu bisa menggerakkan orang lain”.

Seni berbicara atau public speaking memiliki peranan sangat penting untuk menunjukkan kualitas seseorang bagaimana memperkenalkan diri, memperkenalkan produk atau menjadi public figure untuk bisa memengaruhi orang lain. Public speaking erat kaitannya dengan seseorang yang memiliki jiwa pemimpin karena ucapannya mampu menggerakkan orang lain. Berikut ini beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan public speaking:


1. Kenali siapa diri kamu

Mengenali diri adalah hal yang semestinya kita lakukan untuk menyongsong masa depan. Kita harus percaya diri dengan apa yang kita miliki yaitu fisik dan kemampuan kita. Meski orang lain berkomentar negatif pada kita, jadikan itu sebagai motivasi dan bahan perbaikan.


2. Perluas Wawasan

Menjadi public speaker berarti kita harus siap dengan apa yang kita ucapkan. Tentu ini berarti dalam memori otak sudah semestinya menyimpan banyak kata melalui referensi buku atau sumber-sumber lainnya. Rutinlah membaca buku dan literatur lainnya.



3. Punya Tokoh Idola

Tanpa kita sadari bahwa gaya bahasa kita dan gestur tubuh dapat dipengaruhi oleh orang lain. Carilah sosok idola yang pas dengan cara bicara kita dan pembawaannya sesuai dengan diri kita.  


4. Melatih Vokal

Menurut Pandji Pragiwaksono persiapkan sebelum kita mentas,  latih mulut dan huruf vokal a, i, u, e, o. Lakukan di cermin dan buat mimik semenarik dan nyaman mungkin.


5. Pahami materi

Sebelum kita menyampaikan topik pembicaraan atau presentasi, sebaiknya kita terlebih dahulu mempersiapkan materi. Biasanya orang yang tidak menyiapkan materi dengan baik akan berimplikasi pada gerogi dan tidak siap saat menyampaikan presentasi.


6. Gestur tubuh dan intonasi

Kontak mata adalah hal yang penting saat kita presentasi untuk membuat audience tetap fokus, kemudian mainkan sesekali tangan kita saat kita sedang menyampaikan materi. Untuk menjaga agar audience kita tidak bosan saat mendengat materi, intonasi suara sangat penting yaitu tinggi-rendanhnya suara. Kita harus tau saat dimana penekanan suara dan kapan harus datar. Hindari kata-kata berulang seperti: eeeehhhh, apanamanya-apanamanya, mmmmm. Pengulangan kata-kata contoh tersebut menjadi tidak nyaman saat didengar audience


7. Pakaian

Carilah pakaian yang cocok sesuai umur audience atau sesuai karakter kita. Karena pakaian adalah citra diri kita.


8. Kenali Audience/Penonton

Kita harus tau saat audience kita anak Sekolah, ibu-ibu, bapak-bapak atau masyarakat yang umurnya lebih tua dari kita. Menurut Pandji, Jika anak-anak sekolah menjadi audience kita maka kita harus masuk dalam dunia mereka seperti kita cerita saat zaman kita sekolah dulu dan mengaitkan kesamaannya dengan sekarang. Beda lagi dengan orang yang lebih tua dari kita, mereka cenderung tidak ingin digurui. Buatlah pertanyaan awal pada mereka seperti istilah-istilah pada materi apa yang ingin disampaikan, kemudian jawaban dari mereka digunakan saat pembahasan materi. Misalnya, “betul sekali jawaban bapak Mahmud, bahwa public speaking itu sangat penting sekali ya”. Saat jawaban mereka digunakan sebagai bahan pembehasan, mereka akan merasa dihargai dan tidak merasa sedang digurui.

Itulah beberapa tips jitu untuk melatih public speaking semoga bermanfaat.  

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama