Bingung Umur 25 Mau Ngapain, Ini Dia Hal yang Bisa Kamu Lakukan


Youthindonesian - Di umur 25 tahun, khususnya di Indonesia, terlebih lagi perempuan, selalu mendapatkan tekanan sosial yang bisa dikatakan cukup berat. Selain ocehan tetangga yang bising, ternyata, snap Wa atau status rekan-rekan se-angkatan di media sosial pun biasanya ikut mempengaruhi, ada yang sudah S2, ada yang sudah menikah, ada yang karir melejit dan lain sebagainya.


Sedangkan, kita yang mungkin sudah memasuki usia 25 tahun, merasa masih gini-gini aja, kemudian karena merasa tertekan dan merasa pusing mau ngapain lagi, akhirnya terburu-buru untuk "segala masalah maka solusinya adalah menikah", hal itu berdasarkan fakta dan survei di lapangan, ketika sudah pusing, karir tidak ada perubahan, hidup stagnan, maka dia berpikir solusinya adalah menikah. Padahal, menikah itu bukan perkara sembarangan, banyak hal dan ilmu yang perlu dipersiapkan, buat kamu yang sudah memasuki umur 25 tahun, jangan cemas dan tergesa-gesa, tak perlu takut dibully, karena, dirimu sendiri yang akan menjalani kehidupan tersebut.


Dan, berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan di usia 25 tahun.


1. Banyak Belajar untuk Membekali Diri


So, hidup bukan kompetisi, bukan ajang untuk hebat-hebatan antara satu dengan yang lain, yang perlu kamu lakukan di usia 25 adalah banyak belajar, khususnya hal-hal yang sifatnya untuk membekali diri terhadap apa yang ingin kamu raih atau jalani ke depan. Misalnya, kamu ingin menikah di usia sekian, berkarir di bidang A, B atau melanjutkan pendidikan, nah penuhi diri kamu dengan mempelajari hal-hal yang bisa menunjang dirimu terhadap tujuan yang ingin kamu raih.


Tak perlu takut istilah telat nikah dan lain-lain, kalau kualitas dirimu baik, dan kamu punya tujuan serta arah yang jelas mau kemana, kamu tak perlu khawatir, kamu akan dipertemukan dengan seseorang yang sesuai dengan nilai dirimu.


2. Membangun dan Menyiapkan Karir


Masa pasca lulus kuliah biasanya rata-rata di usia 22 tahun, itu adalah saatnya untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya, setelah kamu mendapatkan banyak pengalaman, ada baiknya kamu mulai fokus untuk membangun dan menyiapkan karirmu. Usia 25 seharusnya adalah usia yang matang jika kamu telah banyak pengalaman, mulai tentukan arah karir yang ingin kamu kembangkan, entah itu wiraswasta, sosial, pegawai di kantor, membuat lembaga atau apapun itu. Persiapkan dirimu untuk hal itu, bangun nilai tersebut di dalam diri.


3. Memperkuat jejaring dan relasi


Bangun dan perkuat jejaring, ikut aktif di berbagai kegiatan atau lintas komunitas, entah komunitas pengusaha, pecinta buku, jurnalis, aktivis sosial, apapun itu yang berpotensi untuk membantu dirimu berkembang. Jika bisa, kamu harus menjadi orang yang sangat dibutuhkan dan penting di komunitas tersebut, caranya dengan ikut aktif dan berpartisipasi untuk menjadi panitia, pengurus dan lain sebagainya, tapi ingat, bahwa saat kamu mengikuti kegiatan tersebut, kamu harus mendapatkan setidaknya 2-3 relasi baru, yang tentunya sudah kamu kepoin dulu sebelumnya. Bangunlah komunikasi dan silaturahmi yang baik, bicarakan dan bahas soal ide dan hal-hal produktif, kolaborasi ataupun sesuatu yang sifatnya kerjasama yang saling menguntungkan.


Jadi, gak usah khawatir dan cemas, gak perlu terburu-buru, kamu masih bisa banyak melakukan hal bermanfaat untuk perkembangan dirimu, so fokus aja untuk menambah value diri kamu, dengan banyak belajar dan membekali diri, perkuat jaringan dan relasi, dan membangun karir yang lebih terarah dan banyak menabung. Semangat Gaesss.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama