Latsar militer SPPI untuk program KDKMP-KNMP. (Instagram/kolatkoarmada1)
YOUTHINDONESIAN | Program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) yang diikuti calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih kembali menjadi sorotan publik. Berbagai pihak mempertanyakan relevansi dan keamanan pelatihan tersebut di tengah tujuan utama program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Beberapa calon manajer dilaporkan mengalami masalah kesehatan selama mengikuti Latsarmil. Hal ini memicu kekhawatiran luas di masyarakat dan mendorong kritik terhadap pendekatan pelatihan yang bersifat militer.
Program ini digagas pemerintah melalui Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Peserta adalah calon manajer koperasi yang direkrut untuk mengelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan.
Pelatihan berlangsung dalam beberapa gelombang pada tahun 2026 di lokasi-lokasi yang ditentukan. Isu kesehatan peserta mencuat belakangan ini dan menjadi perbincangan di media sosial serta forum publik.
Banyak yang menilai pelatihan militer kurang sesuai untuk konteks ekonomi dan pengembangan koperasi. Kritikus berpendapat bahwa fokus seharusnya pada manajemen bisnis, keuangan, dan pemberdayaan masyarakat, bukan pendekatan disiplin ala militer.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa Latsarmil bertujuan membangun disiplin, jiwa kepemimpinan, serta ketangguhan mental dan fisik peserta agar mampu mengelola koperasi dengan baik. Namun, pemerintah menyatakan terus memantau pelaksanaan program dan siap melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Anggota DPR dan berbagai kalangan mendesak agar program dievaluasi secara menyeluruh. Mereka menekankan pentingnya menyeimbangkan antara aspek ketangguhan dan kesejahteraan peserta, agar tujuan akhir — memperkuat ekonomi kerakyatan — tetap tercapai tanpa menimbulkan dampak negatif.
Isu ini menjadi pengingat bagi penyelenggara program pembangunan untuk selalu mempertimbangkan aspek kesehatan, keselamatan, dan kesesuaian metode dengan tujuan yang ingin dicapai. Pemerintah diharapkan segera memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai langkah penyesuaian program ke depan.
0Komentar