| (Belanda disingkirkan oleh Maroko dari Piala Dunia 2026. Foto: Tangkapan Layar/YouTube TVRI Nasional) |
YOUTHINDONESIAN.COM | Serang - Langkah Tim Nasional Belanda di ajang Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 32 besar. Tim berjuluk Oranje tersebut secara dramatis disingkirkan oleh Maroko melalui kekalahan dalam babak adu penalti pada pertandingan yang digelar di Monterrey, Selasa (30/6).
Pada waktu normal, jalannya pertandingan berlangsung cukup alot hingga Belanda berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-72. Berawal dari skema serangan balik yang cepat, sundulan Wout Weghorst mengarah kepada Crysencio Summerville yang langsung berlari menembus pertahanan lawan. Meski sempat terjatuh, Summerville masih mampu melepaskan umpan yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Cody Gakpo.
Namun, keunggulan skuad asuhan Belanda tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit panjang. Di tengah situasi kritis, Maroko menunjukkan mental pantang menyerah dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol balasan ini dicetak oleh bek tengah mereka, Issa Diop, yang turut maju menyerang dan menyundul masuk umpan silang dari Chemsdine Talbi.
Skor imbang membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time). Pada paruh pertama extra time, Maroko tampil lebih agresif dan menguasai kendali permainan, memaksa Belanda untuk lebih banyak bertahan. Memasuki paruh kedua, giliran Belanda yang mencoba keluar menekan, namun kebuntuan tetap tak terpecahkan sehingga pemenang harus ditentukan lewat titik putih.
Drama adu penalti berlangsung penuh ketegangan dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Maroko. Di kubu Belanda, Teun Koopmeiners menjadi satu-satunya eksekutor awal yang sukses mencetak gol. Eksekusi Justin Kluivert dan Quinten Timber melenceng membentur tiang, sementara tendangan penentu dari Crysencio Summerville berhasil diblok dengan gemilang oleh kiper Maroko, Yassine Bounou (Bono).
Di sisi lain, Maroko juga sempat kehilangan peluang saat tendangan Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi membentur tiang gawang. Beruntung, Soufiane Rahimi sukses menjalankan tugasnya, dan Ismael Saibari yang maju sebagai penendang kelima tampil tenang mengecoh kiper Verbruggen untuk memastikan kemenangan Maroko sekaligus menyegel tiket ke babak selanjutnya.
0Komentar