YOUTHINDONESIAN | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengaktifkan kembali rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Keputusan tersebut diambil setelah menerima arahan dari Polda Metro Jaya dan Komisi III DPR RI.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin, serta pimpinan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Riduan menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti permintaan untuk mengaktifkan kembali rekening yang sebelumnya dikenai penundaan transaksi.
“Sebagai bank yang melayani nasabah sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami akan menindaklanjuti apa yang disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin dikenai penundaan transaksi,” ujar Riduan.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul terkait proses tersebut.
“Mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan. Kami akan selalu memegang amanah nasabah dan masyarakat dengan baik untuk menyelenggarakan layanan perbankan secara prudent, sehat, dan memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Sebelumnya, rekening milik Botok sempat tidak dapat digunakan sejak Jumat (21/8/2026). Rekening tersebut berisi dana pribadi dan donasi masyarakat yang mencapai sekitar Rp80,9 juta. Dana itu direncanakan untuk keperluan aksi penyampaian aspirasi warga Pati di depan Gedung DPR RI.
Pihak kepolisian sebelumnya menjelaskan bahwa penundaan transaksi dilakukan untuk melakukan klarifikasi terkait sumber dana. Setelah proses klarifikasi selesai, rekening tersebut dikembalikan kepada kewenangan Bank Mandiri untuk diaktifkan kembali.
0Komentar