Kartu anggota kehormatan tersebut menjadi simbol kedekatan antara kepala negara dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia. PBNU menyebut pemberian ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus pengakuan atas peran NU dalam menjaga persatuan bangsa.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bersinergi dengan NU dalam berbagai program kebangsaan. Mulai dari penguatan moderasi beragama, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pendidikan pesantren.
Ketua Umum PBNU yang hadir menyampaikan bahwa NU siap mendukung penuh kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat. Organisasi juga berharap kolaborasi dengan negara bisa semakin erat, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
Pemberian kartu anggota seumur hidup kepada Presiden dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga NU di seluruh Indonesia. Dengan status tersebut, Presiden secara simbolis menjadi bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

0Komentar