Putra Daerah Serang Bawa Pulang Juara 1 PR Parade Podcast Competition 2020

Muhammad Rafiyudin, Content Creator asal Cikande Serang-Banten yang mayoritas kontennya adalah podcast berhasil membawa pulang juara 1 Lomba Podcast yang diselenggarakan oleh Binus University –Kampus Malang.

Perjalannya sebagai seorang konten kreator  dimulai sejak tahun 2017 saat dirinya duduk di bangku sekolah menengah atas. Sebagai seorang konten kreator ia sadar bahwa dirinya punya kewajiban untuk menyajikan konten yang informatif dan edukatif bagi masyarakat.

“Sebenernya tema dari lomba podcast ini Social Media In Pandemic Covid 19, terus pas liat peserta lain kebanyakan bahas ke arah sosial media, jadi Aku mutusin untuk bahas peranan konten kreator di era pandemi. Jadi bahasan yang dibawain pas lomba lumayan dikuasain.”

Sebagai Putra daerah dirinya mengaku bahwa ini adalah salah satu bukti bahwa Putra Daerah memiliki potensi untuk bersaing di kompetisi nasional.

“Sebenernya ini tuh salah satu bentuk pembuktian Rafi buat temen-temen yang dulu pernah kayak semacem meragukan apa yang Rafi lakukan kayak sering bikin vlog, bikin youtube, suka nulis, sampe bikin-bikin podcast. Pas awal mula jalantuh kayak dapet banyak tekanan dari lingkungan sekitar, banyak yang bilang kalau ngapain sih bikin podcast ada yang dengerin juga engga, dan segala macemnya-lah. Tapi karena Rafi percaya kalau suatu saat nanti entah cepet atau lambat pasti bisa ngebuktiin kalau apa yang Rafi lakuin nih ga cuma sekedar bikin doang, tapi juga bisa bersaing ditingkat nasional.” 

Keberhasilan yang digapai oleh Rafi ini tidak lepas dari bantuan teman-teman produksiannya yang sudah membantu dirinya dalam segi persiapan sampai dengan dinobatkan sebagai juara 1 pada PR Parade Podcast Competition.

“Orang yang bantuin Rafi di lomba ini ada Mba Reni Fahzia yang kemarin jadi juara 1 di Festival Film Banten. Terus ada Faiz Haidar DOP andalan Rafi kalau mau bikin video. Sama support dari temen-temen content creator Serang-Banten, temen-temen dari Uhamka, sama temen-temen produksian lainnya.”

Rafi juga mengajak kepada seluruh putra putri yang ada di daerah untuk lebih semangat lagi dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki dan siap menjadi generasi penerus yang siap bersaing di dunia nasional maupun internasional.

“Dari Rafi sih Cuma mau nyampein buat temen-temen yang punya hobi, apapun itu hobinya. Selagi kita suka sama apa yang kita lakuin, lakuin ajah dulu. Jangan dulu mikirin apa yang bisa didapet dari apa yang kita lakuin itu, karena apapun itu pasti ada prosesnya, Rafi yang sekarang juga butuh waktu kurang lebih 2 sampe 3 tahun buat sampe ke titik ini. Jadi buat temen-temen semua, coba untuk lebih berani lagi buat jadi diri sendiri dengan paham sama apa yang kita sukain, dan belajar untuk berproses dengan sabar.”

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama