MBG sebagai Prioritas Utama
Youtube: PolitrackingTV

YOUTHINONESIAN | 13 April 2026, Poltracking Indonesia merilis temuan survei nasional terbaru terkait evaluasi program pemerintah dan peta elektoral terkini. Hasil survei yang dilakukan pada periode 2 hingga 8 Maret 2026 menunjukkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi inisiatif yang paling dianggap tepat sasaran oleh masyarakat, sekaligus menempatkan Prabowo Subianto sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi.

    Berdasarkan data survei, program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendominasi persepsi publik dengan angka 32,1%, kemudian diikuti oleh program lain seperti Kartu Indonesia Pintar (10,4%) dan Bantuan Subsidi Upah (9,1%). Tingkat keterkenalan program ini juga sangat masif, di mana 88,0% responden mengaku mengetahui program tersebut. Dari sisi kepuasan, sebanyak 55,0% publik menyatakan puas terhadap implementasi MBG, sementara 35,8% menyatakan kurang atau tidak puas. 

    Dalam laporannya, Direktur Pelaksana M. Aditya Pradana menjelaskan bahwa tingginya angka kepuasan dan kesadaran publik ini berbanding lurus dengan dukungan politik terhadap pejabat saat ini. Dalam simulasi Top of Mind elektabilitas calon presiden, Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan perolehan 32,9%. Posisi berikutnya diikuti oleh Dedi Mulyadi (13,5%) dan Anies Baswedan (9,2%). Menariknya, terdapat 28,8% responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab, yang menunjukkan dinamika politik masih sangat cair. 

MBG sebagai Prioritas Utama
Youtube: PolitrackingTV


    Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka di seluruh Indonesia. Tujuan dari pengambilan data ini bertujuan untuk memotret sentimen publik terhadap efektivitas program prioritas nasional serta mengukur peta kekuatan politik menjelang kontestasi mendatang. 

    Meski program MBG mendapat dukungan luas, pemerintah masih memiliki tantangan pada sektor infrastruktur dan pasar tradisional yang dalam survei ini hanya memperoleh atensi publik di bawah 1%. Kondisi ini menjadi catatan bagi kebijakan ke depan agar manfaat program dapat lebih merata.