YOUTHINDONESIAN - Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kota Serang menyelenggarakan Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 di Hotel Le Dian, Kota Serang pada Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi TIDAR sekaligus ruang pendidikan politik bagi anak-anak muda yang memiliki ketertarikan untuk bergabung dan mengambil peran dalam organisasi kepemudaan dan politik.

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kota Serang dan sekitarnya. Sejumlah peserta juga datang dari luar daerah, di antaranya Jakarta dan Bengkulu, untuk mengikuti proses pendidikan dan kaderisasi TIDAR.

Keberagaman asal peserta tersebut menunjukkan adanya ketertarikan generasi muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman, pengetahuan, serta pemahaman mengenai organisasi, politik, dan kepemimpinan melalui proses kaderisasi TIDAR.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Fraksi Gerindra Kota Serang, Edi Santoso, yang sekaligus memberikan materi kepada para peserta.

Dalam penyampaiannya, Edi Santoso menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai bekal bagi generasi muda yang ingin mengambil bagian dalam kehidupan politik dan pembangunan bangsa.

Kehadiran Edi Santoso memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai dinamika politik sekaligus berdiskusi tentang tantangan dan peran generasi muda dalam dunia politik.

Ketua PC TIDAR Kota Serang, Bro Rafli Maulana, mengatakan bahwa proses kaderisasi harus dimulai dari pendidikan.

“Anak muda yang ingin masuk ke dunia politik harus memiliki keberanian untuk belajar. Sebab kepemimpinan tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi ditempa melalui proses pendidikan, pengalaman, organisasi, dan pengabdian," ujarnya.

Menurut Rafli, TIDAR ingin menjadi ruang bagi anak muda untuk bertumbuh, belajar memahami persoalan masyarakat, serta mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi kepemimpinan masa depan.

"Kita membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda yang ingin belajar dan berproses. Mereka boleh datang dari mana saja, tetapi yang paling penting adalah kemauan untuk belajar, keberanian untuk bergerak, dan kesiapan untuk mengabdi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PC TIDAR Kota Serang, Bro Mas Findi, mengatakan bahwa antusiasme peserta dari luar daerah menjadi energi positif dalam proses kaderisasi.

"Kaderisasi tidak mengenal batas wilayah. Ketika anak muda dari Jakarta, Bengkulu, maupun daerah lainnya datang untuk belajar bersama, itu menunjukkan bahwa semangat untuk bertumbuh dan mengambil peran tidak dibatasi oleh tempat," katanya.

Ia menambahkan bahwa Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan tahapan awal untuk membangun pola pikir, karakter, dan kapasitas kader.

Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai organisasi, pendidikan politik, kepemimpinan, kebangsaan, serta peran generasi muda dalam kehidupan sosial dan politik.

PC TIDAR Kota Serang menilai bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk kepemimpinan. Karena itu, proses kaderisasi harus mampu menghadirkan ruang belajar yang terbuka bagi anak muda yang ingin mengenal organisasi, memahami politik, dan mempersiapkan diri untuk mengambil tanggung jawab di tengah masyarakat.

Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 menjadi bagian dari komitmen PC TIDAR Kota Serang untuk terus membuka ruang bagi generasi muda yang ingin belajar, bertumbuh, bergerak, dan memberikan dampak.

PC TIDAR KOTA SERANG

Pendidikan membentuk karakter. Kaderisasi melahirkan kepemimpinan. Pengabdian memberi makna. ***