Surat Cerita : Surat dari Si Sulung

Karya Meri Wulandari

Surat ini berasal dari si sulung, yang hanya punya keberanian mengungkapkan kasih sayang dengan selembar kertas. Sebenarnya, surat ini tidak lah cukup untuk mengungkapkan semuanya, butuh ribuan buku untuk menulisnya.

Sebelumnya,
Ayah ibu, aku meminta maaf, jika selama hidup aku melakukan kesalahan dan kekhilafan terhadap ayah dan ibu.
Umur kalian sekarang sudah tak muda lagi.
18 tahun lamanya kita bersama. Andai Jika ada mesin waktu, aku ingin kembali pada masa ibu dan ayah menunggu akan kehadiran diriku, dimana saat itu kalian masih berdua.
Melihat wajah bahagia kalian saat mendengar kabar aku sudah berada di rahim ibu.
Melihat tangisan bahagia kalian saat kehadiran ku ke dunia.

Ingin ku rekam semua momen itu dan ku tonton berulang-ulang.
Sayangnya itu hanya sebatas andai.
Dan aku hanya melihat momen itu saat si bungsu yang menggantikan posisiku.
Si sulung memang membawa kebahagiaan yang teramat akan kehadiran ny dan tak lupa pula dibalik kebahagiaan akan ada tanggung jawab yang ia pegang sebagai peranannya seorang kakak.
Ibu kau adalah sahabat terbaik ku
Ayah kau adalah cinta pertama ku
Kalian telah berusaha membimbing ku hingga menginjak usia dewasa.
Berkali-kali

Ayah ibu, aku minta maaf, jika belum mampu menjadi anak yang berbakti
Tapi selamanya ayah dan ibu adalah terhebat selalu dan akan tetap seperti itu.
Satu hal yang selalu aku syukuri adalah menjadi anak sulung dari ayah dan ibu ----------------------------------------------------
@sanikradufatih
#youthpress
#sisulung #anakpertama #surat #ayah #ibu #harapan

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama