YOUTHNDONESIAN - Kesadaran terhadap vitalnya posisi dan peran kaum perempuan di dalam struktur sosial masyarakat, sangat diperlukan untuk membangun kondisi sosial yang inklusif dan berkemajuan.

Jika kaum perempuannya tidak terdidik, dalam artian tidak menyadari betapa pentingnya posisi dan peran mereka, maka jangan berharap suatu bangsa akan menjadi bangsa yang besar.

Melihat kondisi kekinian di era pasca modernisme, alih-alih perempuan mendapatkan kebebasan dan hak yang setara, justru yang ada malah dieksploitasi secara halus oleh sistem kapitalistik.

Kaum perempuan secara tidak sadar dibuat untuk menjadi sukarela dan dijadikan sebagai objek kapitalisasi atau dalam tanda kutip "dijual", mulai dari penampilan fisik dan sebagainya, bahkan sampai ada yang rela menggadaikan harga dirinya hanya demi mengejar tipu muslihat materi yang dipertontonkan oleh sistem kapitalis.

Melihat kondisi tersebut, maka dua komunitas yang bergerak dalam bidang self improvement dan personal growth, yaitu @scaleupjourney dan @alarm_baik melakukan kolaborasi dan kerjasama menggelar webinar Insight Class "How To Be Struggle and Valueable Women" Sabtu, 31/07/2022, dengan menghadirkan seorang pembicara perempuan muda sekaligus pegiat sosial di Banten bernama Hanni Sunardi, yang juga merupakan Koordinator Forum Indonesia Muda (FIM) Regional Banten.

"Kami ingin menumbuhkan kesadaran tentang nilai-nilai berharga dalam diri kaum perempuan, bahwasanya bebas itu bukan berarti melakukan segala-galanya tanpa batas, tapi ada nilai-nilai dan batas norma tertentu berdasarkan rasionalitas universal yang harus disadari oleh kaum perempuan. Sehingga, dengan berpegang pada nilai-nilai tersebut, maka perempuan akan menjadi berharga" Jelas Hanni Sunardi saat ditanya oleh Aufa selaku Host dari komunitas Alarm Baik.

Dalam diskusi live webinar Instagram tersebut, Hanni Sunardi memaparkan tentang bagaimana kondisi dan budaya yang kerap kali membuat kaum perempuan kesulitan bahkan tidak bisa berkembang.

"Bagi sebagian masyarakat yang pemikirannya masih kolot , perempuan masih dipandang dan dianggap sebagai pelayanan atau makhluk kelas 2. Posisinya sering kali terisisihkan, dianggap tak perlu berpendidikan tinggi, karena ujung-ujungnya nanti hanya akan mengurus rumah tangga, sehingga potensi dan peran perempuan dalam bidang pembangunan dan masyarakat menjadi nihil, padahal kaum perempuan juga memiliki peran yang penting untuk dilibatkan". Ungkap Hanni Sunardi.

"Saya berharap, dengan diselenggarakannya program insight class ini, bisa membuka cakrawala berpikir yang baru atau alternatif berpikir, membuka wawasan dan cara pandang yang lebih luas. Untuk tema kali ini, yang kita angkat adalah berkaitan dengan peran dan potensi serta nilai-nilai berharga dalam diri kaum perempuan, semoga dengan live webinar ini, lebih banyak kaum perempuan yang melek dan mulai sadar dengan potensi dan nilai-nilai berharga yang ada di dalam dirinya" Ungkap Sanik Radu Fatih selaku founder Scaleupjourney.my.id sekaligus penyelenggara program Insight Class.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama