YOUTHINDONESIAN | Pandeglang –  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Seminar "UMKM Naik Kelas" di Kantor Desa Cimanuk sebagai upaya mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.

Seminar menghadirkan Rizky Chaniago, S.P., CH., CHt., praktisi UMKM dan kewirausahaan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya membangun pola pikir wirausaha, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, mengelola keuangan usaha, serta memanfaatkan pemasaran digital agar UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan mahasiswa KKN. Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak menggali potensi unggulan Desa Cimanuk, seperti Apem Putih dan Jojrong, agar dapat dikembangkan melalui inovasi produk, kemasan, dan strategi pemasaran tanpa menghilangkan nilai budaya lokal.

Ketua KKN Kelompok 37, Ilham, mengatakan seminar tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

«"Melalui seminar UMKM Naik Kelas, kami ingin mendorong pelaku UMKM agar berani berinovasi dan mengembangkan potensi lokal seperti Apem Putih dan Jojrong. Produk khas Desa Cimanuk memiliki nilai jual yang tinggi apabila dikemas secara menarik dan dipasarkan dengan strategi yang tepat. Harapannya, produk-produk lokal ini dapat menjadi kebanggaan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.»

Pemerintah Desa Cimanuk mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha masing-masing. Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya UMKM yang lebih inovatif, berdaya saing, serta mampu mengangkat potensi lokal sebagai penggerak ekonomi Desa Cimanuk.