YOUTHINDONESIAN - Kuadranesia Institute menggelar kegiatan Student Care bagi mahasiswa baru asal Banten yang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Banten, Jumat (18/9/2026), di Kota Serang. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan sekaligus pengenalan bagi mahasiswa baru agar lebih siap menghadapi dinamika kehidupan kampus.

Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Reza Cahya dengan menghadirkan Emar Muamar, Direktur Eksekutif Kuadranesia Institute, sebagai pemateri. Sejumlah mahasiswa baru dari berbagai kampus di Banten turut hadir dan mengikuti pembahasan mengenai kehidupan mahasiswa, etika dalam berorganisasi dan berkomunikasi, hingga tantangan mahasiswa di tengah perkembangan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, Emar Muamar menekankan bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, etika, relasi, serta kemampuan berkomunikasi yang baik.

“Mahasiswa baru harus memahami bahwa kehidupan kampus bukan hanya soal akademik. Ada etika, komunikasi, tanggung jawab, dan bagaimana kita membangun relasi dengan sesama. Semua itu akan menjadi bagian penting dalam perjalanan kalian sebagai mahasiswa,” ujar Emar.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk berekspresi, tetapi juga memiliki risiko apabila tidak digunakan secara bijak.

“Di era digital sekarang, apa yang kita sampaikan di media sosial bisa meninggalkan jejak. Kalau kita terbawa arus dan tidak berhati-hati dalam berkomunikasi, akibatnya bisa fatal. Karena itu, etika harus tetap menjadi pegangan, baik ketika berada di lingkungan kampus maupun ketika menggunakan media sosial,” tegasnya.

Emar menambahkan, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi, mengendalikan emosi, serta mempertimbangkan dampak sebelum menyampaikan sesuatu kepada publik.

Sementara itu, kegiatan Student Care ini tidak berhenti pada satu pertemuan. Kuadranesia Institute berkomitmen melanjutkan pembinaan terhadap mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tersebut melalui berbagai agenda pengembangan kapasitas, diskusi, dan pendampingan.

Melalui kegiatan ini, Kuadranesia Institute berharap mahasiswa baru asal Banten dapat menjalani kehidupan kampus dengan lebih percaya diri, beretika, kritis, serta mampu membangun lingkungan akademik yang positif dan produktif. ***