Rendez-Vous Cafe, Tempat Nongkrong Seru Yang Bisa Menambah Wawasan

Ade Ubaidil Narasumber (sebelah kiri) & Rudi Rustiadi (moderator)


Sore itu ada suasana yang berbeda di salah satu sudut kampung Ciloang, Kota Serang-Banten, terlihat anak-anak muda duduk dengan rapi,  diantara mereka ada yang membawa buku dan juga laptop, berkumpul di sebuah cafe dengan konsep riung mumpulung, duduk lesehan bersama, sembari mendengarkan seorang narasumber di depan mereka. Ternyata itu adalah kegiatan Carpediem, yaitu nama program diskusi dan sharing keilmuan terkait wawasan dan budaya literasi yang digagas oleh Rendez-Vous Cafe. Kegiatan tersebut adalah sebuah wadah untuk mengumpulkan anak muda yang memiliki keinginan untuk bertukar pikiran, belajar menulis dan berbagi pengalaman serta wawasan, khususnya dibidang peminatan budaya literasi.



Kondisi pandemi yang membatasi berbagai aktifitas telah hampir membuat banyak orang depresi, terutamanya bagi anak-anak muda yang memang senang bersosialisasi. Untuk mengobati rasa kerinduan akan sebuah pertemuan, akhirnya digagaslah program Carpediem sebagai wadah untuk pertemuan tersebut.


Abdul Salam selaku pengelola Rendez-vous Caffee menjelaskan bahwa kegiatan Carpediem ini utamanya bertujuan untuk membentuk dan menumbuhkan budaya literasi bagi generasi muda, khususnya yang berada di Banten. Karena selama ini mereka belum punya ruang atau masih minim wadah untuk saling bertukar pikiran dan gagasan, terutama yang sifatnya lebih menyenangkan dan enjoy.


Biasanya anak muda datang ke cafe hanya sekedar nongkrong dan makan minum saja. Namun ia ingin Rendez-vous cafe bisa menjadi tempat nongkrong yang berbeda, cafe alternatif yang bukan hanya sekedar menyediakan makan dan minum, tapi juga bagaimana bisa menjadi tempat untuk memperkaya wawasan dan menumbuhkan minat terhadap seni, literasi dan beragam kegiatan positif lainnya. Jadi, selain mendapatkan makanan dan minuman, para pengunjung juga dapat ilmu pengetahuan.


Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa saat ini khususnya di Banten, belum banyak café dengan konsep seperti ini, ia berharap bisa terus konsisten mengadakan kegiatan positif di Rendez-vous café yang dikelolanya.


Ade Ubaidil salah satu narasumber yang mengisi kegiatan Carpediem dengan konten tentang kepenulisan, yang juga merupakan seorang penulis muda Banten yang pernah berhasil lolos dalam Ubud Writers & Readers Festival, serta karya-karyanya bahkan sudah bertebaran di negara tetangga seperti Brunei Darussalam, menjelaskan bahwa ia sangat senang bisa ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam kegiatan Carpediem. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat bagus sekali, khususnya untuk para pemuda mengisi hari-harinya dengan diskusi kekaryaan.


Dan ia berharap dengan sharing dan diskusi yang disampaikannya, bisa memberikan motivasi dan memacu para peserta yang hadir di Rendez-Vous Café untuk mau meningkatkan minat baca, menumbuhkan budaya literasi dan membuat mereka mau belajar menulis.


Rendez-Vous Cafe beralamat di Komplek Hegar Alam No. 40, Kampung Ciloang, Sumurpecung, Kec. Serang, Kota Serang, Banten. di depan gelanggang komunitas Rumah Dunia

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama