YOUTHINDONESIAN – Upaya memperkuat kesadaran kebangsaan terus dilakukan melalui berbagai ruang edukasi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan bersama Rumah Bunda Mulia Kabupaten Tangerang pada Minggu, 15 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Al-Fithyan School Tangerang ini diikuti oleh para peserta binaan Rumah Bunda Mulia yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Ketua Rumah Bunda Mulia Kabupaten Tangerang, Yayah Nurjanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Menurutnya, rumah tangga bukan hanya tempat tumbuhnya kasih sayang, tetapi juga ruang pertama bagi anak-anak untuk mengenal nilai moral, kebersamaan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Ia menambahkan bahwa penguatan karakter keluarga menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para peserta mampu membawa nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial masing-masing.

Dalam sesi pemaparan materi, Anggota MPR RI, Abdi Sumaithi, menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika—tidak hanya dipahami dalam konteks kehidupan berbangsa, tetapi juga memiliki relevansi kuat dalam kehidupan keluarga. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman dalam membangun keluarga yang harmonis, saling menghargai, dan penuh tanggung jawab.

Pembahasan dalam kegiatan ini juga menyoroti keterkaitan antara nilai-nilai kebangsaan dengan upaya membangun keluarga sakinah. Ketahanan keluarga dinilai sebagai fondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang rukun dan berkeadaban. Ketika nilai gotong royong, keadilan, musyawarah, serta saling menghormati tumbuh dalam keluarga, maka nilai tersebut akan tercermin pula dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa keluarga merupakan titik awal pembentukan karakter bangsa. Dengan keluarga yang kuat, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, diharapkan lahir generasi yang mampu menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta berkontribusi positif bagi masa depan Indonesia. ***