Full width home advertisement

Opini

Serba Serbi

Post Page Advertisement [Top]


YOUTHINDONESIAN- Assalamualaikum sahabat muslimah. Gimana kabarnya?, gimana nih perasaannya setelah membaca judul diatas? Pastinya wahh kan ya. MasyaaAllah sekali gitu loh. Apalagi bagi para muslimah yang menahan diri untuk menjaga cinta Islami yang hanya akan dipersembahkan bagi sang suami yang dicintai kelak.

Jomblo fi sabilillah adalah sebutan seseorang yang masih "single" namun tetap berjuang di jalan Allah untuk istiqomah menjaga diri dan berikhtiar mencari jodoh dengan cara yang diridhoi Allah. Jomblo itu masuk kategori orang-orang sabar. Karena, Ia menahan godaan untuk tidak pacaran di luar pernikahan.


Padahal sejatinya perempuan itu memiliki sifat atau keinginan untuk selalu diperhatikan oleh lelaki yang dicintainya. Namun, keinginan tersebut dikesampingkan dan cintanya di simpan, hal itu termasuk sabar. Karena definisi sabar adalah menahan diri, salah satunya menahan diri dari apa yang Allah haramkan.


Pacaran itu tidak haram, yang diharamkan adalah perzinahan didalamnya. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya ‘'Tidak boleh antara laki-laki dan wanita berduaan kecuali disertai oleh muhrimnya, dan seorang wanita tidak boleh bepergian kecuali ditemani oleh mahramnya." (HR. Muslim).


Pacaran adalah hubungan percintaan antara 2 orang yang berbeda gender. Tentunya 1 laki laki dan 1 perempuan. Pastinya, banyak sekali aktivitas dan waktu yang hanya dilakukan oleh 2 orang tersebut tanpa melibatkan orang lain.


Karena tidak dalam pengawasan dan tak diperhatikan orang lain, hal tersebut bisa berpotensi memunculkan hasrat dan nafsu, hal itulah yang nantinya bisa menimbulkan aktifitas perzinahan di dalam berpacaran.


Namun, di kalangan remaja saat ini banyak yang berasumsi bahwa jadi jomblo fi sabilillah itu tidak keren, tidak asik bahkan dikatakan tidak laku, itu adalah kalimat dan sugesti negatif, jangan dibiarkan masuk kedalam fikiran, hal tersebut akan melukai hati lalu merusak keistiqomahan.


Kita harus tetap memperkuat benteng kesabaran untuk menghadapi berbagai cobaan di dunia yang mungkin sudah mendekati akhir zaman. Perlu kita ingat selalu bahwa Allah akan memberikan kabar gembira sebagai hadiah dari kesabaran kita. Hal itu sudah sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 155-157. “Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”.


Kandungan dari ayat tersebut menerangkan bahwa Allah akan memberikan kabar gembira, petunjuk, berkah, dan rahmat-Nya kepada orang-orang yang sabar. Jadi, kesabaran kita tidak akan sia-sia, seluruh usaha kita untuk tetap Istiqomah akan membuahkan hasil yang indah.Insyaallah, Semangat muslimah!.***


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Bottom Ad [Post Page]