Menjadi Human Learning Agar Tak Kalah Saing dengan Machine Learning


Era saat ini kerap disebut sebagai era disruption, yaitu era di mana internet of think, digitalisasi dan teknologi informasi berkembang begitu pesat, bisa dikatakan sudah merasuk ke dalam sendi kehidupan manusia, mulai dari belanja, bisnis, pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, kepedulian sosial bahkan mencari jodoh pun bisa dilakukan melalui genggaman tangan, hal itu sudah bisa dilakukan hanya di dalam kamar saja, cukup "klik" saja di layar smartphone atau laptop yang terkoneksi ke jaringan internet.


Beberapa hal yang saat ini sedang terus dikembangkan adalah machine learning, artificial intelligence dan deep learning, manusia ingin menciptakan sebuah mesin yang bisa berpikir dan belajar layaknya manusia. Bahkan, sekarang, beberapa pekerjaan manusia telah digantikan oleh machine learning.


Mesin-mesin ini sangat pintar, bahkan mereka bisa mengetahui kebiasaan yang manusia lakukan dan memberikan berbagai rekomendasi, jika manusia tak mau "learning" seperti yang dilakukan machine learning, maka siap-siap saja ia akan terlindas dan jauh tertinggal di belakang.


Sebenarnya, konsep machine learning ini adalah belajar dari kesalahan dan mengumpulkan data baru, kemudian melakukan analisis dan implementasi.


Oleh karena itu, sangat penting untuk memprogram diri menjadi "human learning", Gimana caranya untuk jadi human learning, tentu saja dengan cara banyak belajar, bisa dengan mengikuti training, workshop, bootcamp atau mencari jejaring para pembelajar.


Kemudian, mendalami satu keilmuan, mempelajari hal baru dan melakukan kebiasaan positif secara konsisten, seperti membaca buku, menonton video edukasi, mengikuti webinar, kemudian menuliskan review atau hasil catatan pembacaan yang telah dibaca atau review dari video yang sudah ditonton, untuk bisa mendapatkan feedback, bisa anda unggah hasil review anda ke platform media sosial, misalnya YouTube, Spotify, blog, instagram, dan lain sebagainya.


Tapi, ada satu keunggulan manusia yang tak dimiliki oleh mesin, yaitu perasaan, gunakanlah ketulusan dalam belajar, niatkan bahwa belajar yang kita lakukan adalah untuk membawa kebermanfaatan dan kebaikan untuk banyak orang dan kehidupan. Yakinlah, hidup bukan sekedar mekanistik, tapi ada anugerah Tuhan di sana, jika engkau yakin dan percaya pada-Nya.


#training #learning #artificialintelligence #teknologi #deeplearning #machinelearning

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama