Berbagi Kebahagiaan Untuk Yatim, KUKERTA Kelompok 99 UIN SMH BANTEN Laksanakan Program Santunan -->

Berbagi Kebahagiaan Untuk Yatim, KUKERTA Kelompok 99 UIN SMH BANTEN Laksanakan Program Santunan

Admin
Kamis, 11 Agustus 2022



YOUTHINDONESIAN - Kelompok 99 kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten memperingati 10 Muharram 1444 H dengan mengadakan program Peduli Yatim di Lebak, Banten.

Kegiatan tersebut berbentuk Santunan Yatim, berbagi Iqra, juz'ama, bingkisan dan juga pakaian, alhamdulillah menyantuni sebanyak 29 orang anak yatim pada Senin (8/8/2022). Bertempat di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Islamiyah Cibeurih, Kampung Cibeurih, Margaluyu, Sajira, Kabupaten Lebak.

Sudarja, S.Pd.i, Kepala Desa mengatakan bahwa Alhamdulillah kami bisa memperingati 10 Muharram 1444 H,  dengan mengadakan Santunan Yatim yang diinisiasi oleh rekan-rekan mahasiswa KKN UIN SMH Banten, semoga momen ini bisa membawa keberkahan untuk kita semua.

“Semoga rekan-rekan mahasiswa bisa berdampingan dan mendapatkan syafaat oleh Rasulullah SAW di akhirat kelak. Aamiin Ya Rab." Ungkapnya.

Masih di tempat yang sama Risna Adang, S.Pd., Guru MTs Al Hidayah Islamiyah Cineurih  mengatakan bahwa memberikan santunan anak yatim merupakan perbuatan yang sangat mulia, dengan adanya santunan anak yatim yang rekan-rekan mahasiswa selenggarakan ini. Alhamdulillah kita bisa melihat senyuman indah di wajah saudara kita.

“Harapan saya, Semoga dengan adanya kegiatan santunan anak yatim ini, bisa menjadi Inspirasi sekaligus pengingat  bagi kita semuanya bahwa kita memiliki kewajiban untuk peduli anak yatim  layaknya seperti saudara kita sendiri" Pungkasnya. 

Anis Fuad, Ketua Kelompok KKN 99 mengatakan Alhamdulillah berkat rahmat dan karunia Allah acara kegiatan ini berjalan dengan lancar. Program santunan anak yatim merupakan bagian dari dukungan serta kepedulian dan juga memberikan energi positif terhadap mereka. 

Harapan saya, semoga dengan program ini dapat diselenggarakan disetiap tahunnya dan semakin baik lagi sebagai upaya mendidik masyarakat akan pentingnya berbagi walaupun sedikit. Karna tak perlu menunggu kaya untuk bisa berbagi, yang terpenting adalah keikhlasan untuk mencari ridho ilahi. Imbuhnya.***